
Larompong/JS – MTs Keppe yang berdiri sejak 1 Oktober 1960 terus menunjukkan eksistensinya sebagai salah satu sekolah tertua di Sulawesi Selatan. Saat ini, jumlah siswa mencapai 268 orang dengan daya tampung peserta didik baru hingga 120 siswa.
Kepala MTs Keppe, H. Mursalim, S.S.Ag., M.Pd., mengatakan bahwa perkembangan sekolah tidak lepas dari upaya inovasi yang terus dilakukan.
“Kami terus berupaya menghadirkan program-program yang mampu meningkatkan kualitas siswa, baik dari segi akademik maupun non-akademik,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya.
Ia menjelaskan, salah satu strategi yang dilakukan adalah melalui penyelenggaraan berbagai lomba untuk siswa Sekolah Dasar (SD) sebagai bentuk pembinaan sekaligus promosi sekolah.
“Kami mengadakan lomba seperti pidato, pramuka, baris-berbaris, hingga parade semaphore. Ini bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga wadah pembinaan sejak dini,” jelasnya.
Selain itu, lanjutnya, pihak sekolah juga akan menambah cabang olahraga seperti futsal campuran serta bola voli putra dan putri.
Ia menambahkan, peserta lomba berasal dari berbagai SD di wilayah Larompong tanpa membedakan status sekolah.
“Kami turun langsung ke sekolah-sekolah untuk sosialisasi. Sistemnya jemput bola, supaya semua siswa punya kesempatan ikut,” tambahnya.
Terkait prestasi, H. Mursalim mengungkapkan bahwa capaian siswa terus meningkat setiap tahun, khususnya di bidang olahraga.
“Alhamdulillah, tahun 2023 kami juara 3, tahun 2024 juara 2, dan tahun 2025 berhasil meraih juara 1. Ini hasil kerja keras bersama,” ungkapnya.
Dalam mendukung kegiatan sekolah, ia juga memaparkan adanya kerja sama dengan berbagai instansi seperti kepolisian, TNI, Satpol PP, perpustakaan, hingga Puskesmas Larompong.
“Kerja sama ini sangat membantu, mulai dari pelatihan disiplin, kegiatan drum band, hingga layanan kesehatan rutin untuk siswa,” paparnya.
Ia menegaskan, pihak sekolah tidak hanya fokus pada siswa, tetapi juga memperhatikan kesejahteraan guru.
“Semua guru honorer di sini sudah difasilitasi BPJS yang dibiayai sekolah. Ini bentuk komitmen kami terhadap tenaga pendidik,” tegasnya.
Terkait persiapan ujian, ia menekankan pentingnya peran orang tua dalam mendukung proses belajar siswa.
“Kami berharap orang tua ikut membimbing anak di rumah. Pendidikan tidak hanya di sekolah, tapi juga di lingkungan keluarga,” pungkasnya.
Laporan: Amir
0 Komentar