Polres Luwu Intensifkan Pengamanan dan Mediasi Konflik Antar Desa di Walenrang

Luwu/JS--Polres Luwu bergerak cepat merespons konflik antar kelompok pemuda di Desa Kalibamamase dan Desa Baramamase, Kecamatan Walenrang, Kabupaten Luwu. Sebanyak 116 personel diterjunkan untuk melakukan pengamanan, patroli, serta langkah preventif guna memastikan situasi tetap kondusif.


Kapolres Luwu, AKBP Adnan Pandibu, S.H., S.I.K., langsung menginstruksikan jajarannya agar hadir di tengah masyarakat, tidak hanya melakukan pengamanan tetapi juga mengedepankan pendekatan persuasif melalui mediasi dan imbauan kamtibmas.


Peristiwa tawuran terjadi pada Jumat (24/4/2026) dini hari sekitar pukul 00.50 WITA di perbatasan kedua desa. Bentrokan kemudian berlanjut hingga pukul 02.00 WITA dengan aksi saling serang menggunakan batu, senjata tajam, dan senjata rakitan, yang sempat mengganggu arus lalu lintas di jalur Trans Sulawesi poros Masamba–Palopo.

Situasi semakin memanas pada pagi hari sekitar pukul 07.30 WITA, saat terjadi aksi pembakaran dua kios milik warga oleh sekelompok pemuda. Aparat kepolisian yang tiba di lokasi langsung melakukan tindakan tegas dan terukur untuk membubarkan massa.


Akibat kejadian tersebut, tercatat sebanyak lima orang mengalami luka-luka, terdiri dari satu orang warga Desa Baramamase yang mengalami luka akibat senjata rakitan jenis papporo, tiga orang warga Desa Kalibamamase yang mengalami luka busur pada bagian tubuh, serta satu orang warga umum yang turut mengalami luka busur. Seluruh korban saat ini telah mendapatkan penanganan medis.


“Sejak pagi personel kami langsung melakukan pembubaran dan pengendalian massa. Alhamdulillah situasi dapat segera dikendalikan dan arus lalu lintas kembali normal,” ujar AKBP Adnan Pandibu.


Selain tindakan represif terbatas, Polres Luwu juga mengedepankan langkah preventif dan humanis melalui kegiatan himbauan serta mediasi perdamaian yang dilaksanakan pada sore harinya.


Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Desa Kalibamamase dan Kantor Desa Baramamase, dipimpin oleh Wakapolres Luwu Kompol Misbahuddin, S.H., bersama unsur Brimob Batalyon D Pelopor Baebunta Polda Sulsel , pejabat utama Polres Luwu, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan tokoh pemuda dari kedua belah pihak.


Dalam kegiatan tersebut, aparat memberikan penekanan kamtibmas yang sama di kedua desa, guna membangun komitmen bersama untuk menghentikan konflik.


Camat Walenrang Ikram, dalam penyampaiannya mengusulkan pendirian posko pengamanan di wilayah perbatasan serta mengimbau masyarakat untuk lebih mengawasi aktivitas anak-anak, khususnya pada malam hari, guna mencegah terulangnya konflik.


Sementara itu, perwakilan pemerintah desa mengakui bahwa konflik yang berulang telah menyulitkan penanganan di tingkat desa dan berharap adanya dukungan penuh dari aparat keamanan.


Dari unsur kepolisian, Wakapolres Luwu menegaskan komitmen Polri dalam menjaga keamanan sekaligus membuka ruang perdamaian bagi kedua belah pihak.

“Apakah ada niat untuk berdamai? Jika ada, maka kami siap mengawal proses tersebut. Namun jika masih terjadi pelanggaran hukum, tentu akan kami tindak tegas sesuai aturan,” tegasnya.


Danyon Brimob Yon D Pelopor Kompol Laode Rusli, S.E., juga menambahkan bahwa pihaknya telah menyiapkan langkah pengamanan lanjutan, termasuk rencana pendirian posko pengamanan serta pemantauan aktivitas yang berpotensi memicu konflik, termasuk melalui patroli siber.


Kapolres Luwu AKBP Adnan Pandibu menegaskan bahwa pendekatan yang dilakukan merupakan kombinasi antara penegakan hukum dan upaya persuasif.


“Kami tidak hanya hadir untuk menindak, tetapi juga memastikan konflik ini tidak berulang. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat, orang tua, tokoh pemuda, dan pemerintah desa untuk bersama-sama menjaga kamtibmas. Polri akan bertindak tegas terhadap pelaku, termasuk yang membawa senjata tajam, senjata rakitan, maupun yang melakukan provokasi,” tegas Kapolres.


Hasil dari kegiatan tersebut menunjukkan adanya komitmen bersama dari kedua belah pihak untuk mengupayakan perdamaian. Rencana pendirian posko pengamanan juga akan segera direalisasikan sebagai langkah antisipatif.


Saat ini, situasi di wilayah Kecamatan Walenrang dilaporkan dalam keadaan aman dan kondusif. Personel Polres Luwu bersama BKO Brimob masih disiagakan di lokasi untuk melakukan patroli dan pemantauan guna memastikan stabilitas keamanan tetap terjaga.


Polres Luwu menegaskan akan terus hadir di tengah masyarakat sebagai garda terdepan dalam menjaga keamanan, sekaligus menjadi fasilitator dalam menciptakan perdamaian yang berkelanjutan.

Laporan: Amir

0 Komentar