
Jeneponto/JS – Upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui penguatan literasi digital terus mendapat perhatian berbagai pihak di Kabupaten Jeneponto. Salah satunya melalui Pelatihan Dasar Komputer Tingkat Sekolah Dasar yang digelar di UPT SDN 10 Rumbia, Kecamatan Rumbia, Senin (15/6/2026).
Kegiatan yang secara resmi dibuka oleh Bupati Jeneponto, H. Paris Yasir, SE., MM., tersebut merupakan hasil inisiasi Muhammad Riskan Paris melalui MRP Center yang berkolaborasi dengan Koordinator Wilayah (Korwil) Pendidikan Kecamatan Rumbia.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Jeneponto, Aspa Muji, SSTP., M.Si., jajaran pemerintah daerah, tenaga pendidik, serta para siswa peserta pelatihan.
Di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi, pelatihan ini menjadi salah satu langkah nyata untuk memperkenalkan keterampilan digital kepada anak-anak sejak usia dini. Para peserta mendapatkan pengenalan dasar mengenai perangkat komputer, penggunaan aplikasi sederhana, hingga pemanfaatan teknologi sebagai sarana belajar yang produktif.
Bupati Jeneponto H. Paris Yasir mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut dan menilai penguasaan teknologi merupakan kebutuhan yang harus mulai ditanamkan sejak bangku sekolah dasar.
"Anak-anak kita harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman. Penguasaan teknologi sejak dini akan menjadi bekal penting bagi mereka dalam menghadapi tantangan pendidikan maupun dunia kerja di masa depan," ujar Paris Yasir.
Menurutnya, pembangunan daerah tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur fisik, tetapi juga tentang bagaimana mempersiapkan generasi muda yang memiliki kemampuan, wawasan, dan daya saing yang kuat.
Bupati juga mengapresiasi kolaborasi yang terbangun antara MRP Center, Korwil Pendidikan Kecamatan Rumbia, dan pihak sekolah dalam menghadirkan program yang memberikan manfaat langsung bagi peserta didik.
Sementara itu, Ketua MRP Center, Muhammad Riskan Paris, menjelaskan bahwa pelatihan tersebut merupakan bagian dari komitmen MRP Center dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia di Kabupaten Jeneponto.
Menurutnya, MRP Center hadir sebagai wujud kepedulian pemuda dan masyarakat untuk membantu pemerintah dalam membangun dan memajukan Kabupaten Jeneponto, khususnya pada sektor pengembangan sumber daya manusia.
"Kami meyakini bahwa kemajuan daerah tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik, tetapi juga oleh kualitas manusianya. Karena itu, MRP Center berupaya mengambil peran melalui berbagai kegiatan yang berfokus pada peningkatan kapasitas dan kualitas sumber daya manusia, salah satunya melalui pelatihan dasar komputer bagi siswa sekolah dasar ini," kata Risqan.
Ia menambahkan bahwa penguasaan teknologi sejak usia dini merupakan investasi jangka panjang yang akan menentukan daya saing generasi muda Jeneponto di masa depan.
"Kami ingin hadir sebagai mitra pemerintah dan masyarakat dalam menciptakan generasi yang cerdas, adaptif, dan siap menghadapi perkembangan zaman. Semoga kegiatan ini menjadi langkah awal yang memberi manfaat besar bagi anak-anak Jeneponto," lanjutnya.
Menurut Riskan, anak-anak yang saat ini diperkenalkan dengan teknologi digital akan memiliki peluang yang lebih besar untuk berkembang dan berkompetisi di masa depan. Oleh karena itu, akses terhadap pengetahuan dan keterampilan digital harus terus diperluas hingga menjangkau wilayah-wilayah pelosok.
Antusiasme para siswa terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Mereka tampak bersemangat mengikuti setiap sesi pelatihan dan berinteraksi langsung dengan perangkat komputer yang disiapkan.
Pelatihan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat budaya literasi digital di lingkungan sekolah dasar sekaligus membuka jalan bagi lahirnya generasi Jeneponto yang adaptif, kreatif, inovatif, dan siap menghadapi tantangan era digital.
Di tengah arus transformasi teknologi yang terus berkembang, kolaborasi antara pemerintah, dunia pendidikan, dan elemen masyarakat seperti MRP Center menjadi bukti bahwa pembangunan sumber daya manusia dapat dimulai dari langkah-langkah sederhana, namun berdampak besar bagi masa depan daerah.
Laporan: Nurdin

0 Komentar